(+62) 800 0000 0000

Senin - Sabtu 08.00 - 17.00

Geramat, Bengkulu

Dukungan Publik Melejit, Kopdes Merah Putih Diuji 2026

Share This Post

Desa Geramat – Kopdes Merah Putih mendapat dukungan publik yang terus meningkat. Fakta ini terungkap dari survei Lembaga Survei KedaiKOPI. Hasil survei menjadi rujukan Kementerian Koperasi untuk menguatkan strategi dan kepercayaan publik terhadap program tersebut.

Kopdes Merah Putih disebut Menkop Ferry Juliantono sebagai pertaruhan besar. Program ini harus benar-benar beroperasi dan memberi manfaat nyata bagi warga. Pernyataan itu disampaikan saat Rapat Kerja Kemenkop di Bogor, Senin 12 Januari.

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Menkop Ferry. Hadir Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, pimpinan tinggi Kemenkop, serta Founder KedaiKOPI Hendri Satrio.

Kopdes Merah Putih ditargetkan aktif secara luas pada Maret hingga April 2026. Puluhan ribu koperasi desa dan kelurahan diharapkan sudah berjalan. Menkop meminta jajaran Kemenkop tidak cepat puas atas hasil survei karena tantangan tahun 2026 dinilai berat.

Menkop Ferry mendorong optimalisasi sumber daya Kemenkop. Fokus diarahkan pada penguatan sosialisasi program. Sasaran utama adalah generasi muda, khususnya Gen Z.

Kopdes Merah Putih diproyeksikan menjadi solusi keterbatasan lapangan kerja. Menkop menilai Gen Z menghadapi akses kerja yang sempit. Kehadiran koperasi desa diharapkan membuka peluang ekonomi lokal.

Menkop Ferry menegaskan komitmen menjalankan Kopdes Merah Putih sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta penguatan kolaborasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di internal Kemenkop.

Penguatan kapasitas pengurus koperasi menjadi perhatian. Kemenkop menyiapkan modul pelatihan bagi pengurus, pengawas, dan pengelola Kopdes Merah Putih. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kualitas tata kelola.

Survei KedaiKOPI dilakukan pada 10 hingga 15 Desember 2025. Survei dilakukan secara daring dengan 2.044 responden. Hasilnya, 76,1 persen responden mengetahui program Kopdes Merah Putih.

Sebanyak 82,7 persen responden menyatakan setuju dengan implementasi program. Di wilayah yang sudah memiliki Kopdes aktif, tingkat kepuasan mencapai 96,3 persen. Data ini menunjukkan tingkat penerimaan publik yang tinggi.

Menkop Ferry menyebut hasil survei sebagai energi positif. Menurutnya, masyarakat menaruh harapan besar pada koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal berbasis desa.

Founder KedaiKOPI Hendri Satrio menjelaskan persepsi publik terhadap koperasi mulai berubah. Selama ini koperasi identik dengan simpan pinjam. Program Kopdes Merah Putih dinilai membawa ekspektasi baru.

Hendri menyebut 70 persen responden memahami tujuan koperasi untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat. Sebanyak 81,3 persen mengetahui koperasi dijalankan dengan asas kekeluargaan.

Dukungan publik terhadap Kopdes Merah Putih dinilai tinggi untuk ukuran program baru. Hendri menilai angka persetujuan 82,7 persen mencerminkan harapan masyarakat terhadap perubahan ekonomi yang lebih baik.

Menutup paparannya, Hendri menekankan syarat koperasi berjalan efektif. Koperasi harus memenuhi kebutuhan warga, mendukung usaha lokal, dan menyediakan harga terjangkau. Publik juga menuntut transparansi dan pengelolaan yang bebas korupsi.

Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Nasional

Desa Geramat - Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes...

Kaligrafi Tembaga Kabupaten Kaur, Hiasan Masjid yang Mewah dan Tahan Lama

Desa Geramat - Kaligrafi tembaga Kabupaten Kaur mulai menarik...

Wisata Alam Kabupaten Kaur: 9 Surga Pantai dan Danau yang Masih Alami

Desa Geramat - Wisata alam Kabupaten Kaur menawarkan pantai...

Industri Kreatif Dorong UMKM Lokal Naik Kelas

Desa Geramat - Industri kreatif menjadi motor baru pertumbuhan...